Blair  - Soul Eater anggarusmanaa: Oktober 2011

Sabtu, Oktober 08, 2011

rahasia cowok

1. Kalian Para perempuan bisa tahu kalau seorang laki2 benar2 sakit atau terluka ketika ia menangis di depanmu. 
2. Pria tidak suka apabila kamu membicarakan mantannya..
3. Pria mencintaimu lebih dari kamu mencintai mereka, bila mereka serius menjalani hubungan..
4. Pria benar2 berpikir bahwa wanita itu aneh dan tidak bisa di tebak tapi tetap mencintai mereka lebih dari wanita mencintai pria..
5. ketika seorang pria benar2 menyukaimu, dia akan mengesampingkan semua sifat2 jelekmu..



6. Pria bisa tergila2 karena senyum seorang wanita..
7. Pria membenci wanita yang berlebihan/hiperbola..
8. Pria tidak akan bisa bermimpi dan berharap terlalu banyak..
9. Pria akan tergila2 kalau wanita menyentuh tangan mereka..
10. Ketika seorang wanita mengatakan “tidak”, pria menganggapnya sebagai “coba lagi lain kali”..



11. Pria menyayangi ibu mereka..
12. Kamu tidak akan pernah bisa memahami pria kecuali kamu mendengarkan dia..
13. Seperti hawa, wanita adalah kelemahan pria...
14. Pria sangat terbuka mengenai diri mereka..
15. Tidak ada pria yang jahat ketika merayu..



16. Pria benar2 mengagumi wanita yang mereka sukai meskipun wanita itu tidak cantik tiap harinya..
17. Pria menemukan cara untuk membuatmu putus link dengan pria lain..
18. Pria menyukai wanita yang punya otak di banding dengan wanita dengan rok mini..
19. Pria tidak bisa menyimpan rahasia yang wanita beritahukan kepadanya.
20. Pria berpikir terlalu banyak..



21. Ketika pria mengatakan dia tidak memahamimu, artinya dia beranggapan kamu tidak berpikir seperti dia...
22. Seorang pria harus mengalami penolakan, dicuekin, disia2kan dan tak di hargai. Karena jika ia terlalu baik, tidak pernah jatuh cinta dan sakit hati karena cinta, dia tidak akan bisa menjadi dewasa...
23. Ketika situasi yang tidak di inginkan terjadi, pria menyalahkan diri mereka lebih dari wanita. Mereka bahkan bisa menyakiti diri mereka secara fisik..
24. Ketika seorang pria berpura2 tenang, periksa apakah ia berkeringat, Mungkin kamu akan melihat kalau ia sebetulnya sedang gugup...
25. Jika seorang pria memulai berbicara serius, dengarkanlah dia..



26. Pria menyukai ke-feminim-an, bukan ketidakberdayaan...
27. Seorang pria akan membuang2 waktunya dengan bermain games atau basket, seperti halnya seorang wanita membuang2 waktunya dengan dandan atau shopping...
28. Pria menyukai wanita yang bisa memasak atau membuat kue...
29. Pria menyukai wanita yang seperti ibunya. No kidding!!!
30. Seorang pria sesungguhnya punya lebih banyak masalah dari pada apa yang terlihat dengan mata telanjang. Jangan mudah terpengaruh. Cobalah mencintai seorang pria tanpa prasangka dan kamu akan terkejut...


31.Kalian tau tidak, Pria itu mempunyai passion yang kuat untuk berubah tapi mempunyai will power yang lemah...
32. Ketika bermasalah, seorang pria biasanya berusaha tenang, namun sesungguhnya sedang memikirkan jalan keluar...
33. Pria belajar dari pengalaman, bukan dari buku2 roman yang di baca wanita dan mereka jadikan sebagai dasar pengalaman mereka...
34.Jika seorang Pria sedang bungkam, katakanlah sesuatu...
35. dan yang terakhir.. Pria cenderung menganggap semua wanita sama, tapi ketika mereka sudah lebih mengenal wanita tersebut, mereka akan meyadari kalau mereka salah..

Sorry for all, but this is a Man..
We're not perfect, but always be perfect because of u..
Point mana yang paling kalian suka, dan tidak suka..
semoga bisa membuka fikiran kalian..

Jumat, Oktober 07, 2011

Cerita Sedih Tentang Ibu T.T

 
BACA YANG SERIUS YA


Ini adalah cerita sedih tentang Ibu yang mungkin dapat menjadi inspirasi bagi kita yang membacanya agar senantiasa menyayangi Ibu yang sejauh ini telah bersusah payah untuk membesarkan kita. Cerita sedih tentang Ibu ini aslinya berjudul pengorbanan seorang Ibu yang saya peroleh dari situs cerpen.web.id.

Berikut adalah cerita sedih tentang ibu selengkapnya, semoga teman-teman merasa terhibur sekaligus mendapatkan inspirasi dengan kehadiran cerita ini. Selamat membaca...

Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.

Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.

Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.

Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.


Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.

Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan...

Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.

Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.

Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.

Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!"

"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.

"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"

Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.

Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.

Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?

Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.

siapakah aku???

aku tau semua ini cuma sebentar
sebentar lebih cept dr kedipan mata
yg ku ingat puluhan taun yg lalu seakan terjadi kemarin
kebanyakan menghilang seperti debu dan bayangan

kucari yg tak pernah kutemui
aku temukan kemudian dan ku bersyukur sangat
setelah itu aku tersadar kemudian sudah kehilangan hal itu
kutemukan apa yg ternyata bukan yg kucari

aku kemudian bermimpi keluar dr kotak yg kulihat
ingin kumasuki dunia yg pernah kubaca di huruf huruf diats kertas
aku ingin melihat sekeliling dunia
lalu akupun sadr aku cuma setitik kecil di tempat ini

menjerit suaraku waktu itu
meminta keadilan pada pencipta
hidupku terhina
aku percaya aku akan mati..

ingin aku membagi semua itu pd seseorang
tapi kutakut salh orang
orang yg akan mengambil seluruh harapanku
dan hidupku kemudian

tp aku percaya akan penciptaku
akn bertindak adil pada stiap orang
kuserahkan saj semuanya padaNya
karna kupercaya akn kekuatannya berkuasa akan seluruh makhluk

ampuni segala kesalahanku ya Tuhan
supaya berkatMu tidak terhalangi padaku
terim kasih ya Gusti Allah
aku bisa menikmati sekarang ini